Hari Francophonie Internasional
20 Maret, Kamis

Sejarah Perayaan
Hari Francophonie Internasional didirikan pada tahun 1988 dan bertepatan dengan peringatan berdirinya Badan Kerja Sama Budaya dan Teknis, pendahulu OIF, pada tanggal 20 Maret 1970. Badan ini menjadi organisasi internasional pertama yang menyatukan negara-negara berbahasa Prancis untuk kerja sama budaya, ilmiah, dan teknis.
Bagaimana Hari Francophonie Internasional Dirayakan?
Acara budaya. Pada hari ini, berbagai acara budaya seperti konser, pertunjukan teater, pameran, dan pemutaran film diadakan untuk menampilkan kekayaan budaya Francophonie.
Kompetisi sastra. Di banyak negara, diadakan kompetisi untuk karya terbaik dalam bahasa Prancis, pembacaan sastra, serta pertemuan dengan para penulis.
Program pendidikan. Sekolah, universitas, dan pusat bahasa mengadakan kuliah, seminar, serta kuis tentang bahasa Prancis dan sejarah Francophonie.
Acara diplomatik dan sosial. Kedutaan besar dan pusat budaya negara-negara Francophonie mengadakan resepsi serta pertemuan yang bertujuan untuk mempromosikan bahasa dan budaya Prancis, serta mempererat hubungan internasional.
Aktivitas di media sosial. Tagar seperti #Francophonie dan #JournéeDeLaFrancophonie digunakan secara aktif di media sosial untuk menyebarkan informasi tentang acara dan berbagi warisan budaya Francophonie.
Hari Francophonie Internasional di tahun-tahun lainnya
Hari Francophonie Internasional di negara lain
- Afrika Tengah
- Albania
- Andorra
- Armenia
- Belgia
- Benin
- Bulgaria
- Burkina Faso
- Burundi
- Cabo Verde
- Chad
- Djibouti
- Dominica
- Gabon
- Ghana
- Guinea
- Guinea Khatulistiwa
- Guinea-Bissau
- Haiti
- Kamboja
- Kamerun
- Kanada
- Komoro
- Kongo
- Laos
- Libanon
- Luksemburg
- Madagaskar
- Makedonia Utara
- Maroko
- Mauritania
- Mauritius
- Mesir
- Moldova
- Monako
- Niger
- Pantai Gading
- Prancis
- RD Kongo
- Rumania
- Rwanda
- Saint Lucia
- Sao Tome dan Principe
- Senegal
- Seychelles
- Siprus
- Swiss
- Togo
- Tunisia
- Vanuatu
- Vietnam
- Yunani